20 Oct
Pemulihan Ekonomi Cina Lebih Cepat di Q3 Tetapi Meleset Dari Perkiraan By Ferdi Jo

Cina masih terus meningkatkan pemulihan ekonominya pada kuartal ketiga (Q3) dari guncangan virus korona walaupun meleset dari perkiraan pasar. Produk domestik bruto (PDB) tumbuh 4,9% pada Juli-September 2020 dibandingkan dengan  tahun sebelumnya, Biro Statistik Nasional (NBS) mengatakan pada awal pekan ini bahwa pertumbuhan tersebut lebih lambat dari perkiraan median 5,2% oleh para analis dalam jajak pendapat Reuters dan mengikuti pertumbuhan 3,2% di kuartal kedua. Ekonomi terbesar kedua di dunia ini tumbuh 0,7% dalam sembilan bulan pertama dari tahun sebelumnya, demikian NBS.

Pembuat kebijakan secara global menggantungkan harapan mereka pada pemulihan yang kuat di Cina untuk membantu memulai kembalinya permintaan karena ekonomi sedang berjuang untuk bertahan dari “lockdown” yang parah dan gelombang kedua infeksi virus korona. Cina terus pulih dari pertumbuhan terendah selama beberapa dekade yang terlihat pada bulan-bulan pertama tahun ini yang disebabkan oleh guncangan virus korona.

Tetapi beberapa indikator baru-baru ini telah menunjukkan peningkatan konsumsi yang lebih luas juga terjadi pada kuartal ketiga. Pada basis kuartal ke kuartal, PDB naik 2,7% pada Juli-September dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 3,2% dan kenaikan 11,5% pada kuartal sebelumnya.

Output industri tumbuh 6,9% pada September dari tahun sebelumnya, setelah kenaikan 5,6% pada Agustus, sementara penjualan ritel tumbuh 3,3%, versus kenaikan 0,5% pada Agustus.

Investasi aset tetap naik 0,8% dalam sembilan bulan pertama dari tahun sebelumnya, setelah turun 0,3% dalam delapan bulan pertama.

Pemerintah telah meluncurkan serangkaian langkah tahun ini, termasuk lebih banyaknya pengeluaran fiskal, keringanan pajak dan pemotongan suku bunga pinjaman dan persyaratan cadangan bank untuk menghidupkan kembali ekonomi yang dilanda virus korona dan mendukung lapangan kerja.

Sementara bank sentral terus meningkatkan dukungan kebijakan awal tahun ini setelah pembatasan perjalanan yang meluas mencekik aktivitas ekonomi, baru-baru ini bank sentral menahan pelonggaran lebih lanjut.

Dana Moneter Internasional telah memperkirakan ekspansi sebesar 1,9% untuk Cina selama setahun penuh, satu-satunya pertumbuhan ekonomi besar yang diperkirakan akan dilaporkan sebagai pertumbuhan pada tahun 2020.

Demikian ulasan saya tentang News Analysis: CNY – GDP kali ini. Saya… Ferdi Jo mohon diri dari hadapan anda…

Happy Trading!


Comments